News

142 Siswa SDIT Insantama Serbu Agroeduwisata Polbangtan Bogor, Belajar Tani hingga Bawa Pulang Ikan

142 Siswa SDIT Insantama Serbu Agroeduwisata Polbangtan Bogor, Belajar Tani hingga Bawa Pulang Ikan

Sebanyak 142 siswa SDIT Insantama Bogor belajar menanam, panen, naik traktor hingga membawa pulang ikan di Agroeduwisata Polbangtan Bogor.

Sebanyak 142 siswa kelas 1 SDIT Insantama Bogor mengikuti kegiatan Agroeduwisata di kampus Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor pada Rabu (20/5).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal dunia pertanian secara langsung melalui berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan.

Kegiatan Agroeduwisata ini menjadi bagian dari komitmen Polbangtan Bogor dalam mengenalkan sektor pertanian kepada generasi muda sejak dini. 

Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari praktik menanam dan panen, berkeliling danau menggunakan perahu karet, mencoba menaiki traktor pertanian, hingga mengunjungi smart greenhouse.

Tak hanya itu, para peserta juga mendapatkan pengalaman edukasi perikanan terpadu dengan membawa pulang ikan usai kegiatan berlangsung. 

Suasana penuh semangat dan keceriaan terlihat sepanjang kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus vokasi pertanian tersebut.

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa regenerasi petani perlu dimulai sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan anak-anak.

“Pertanian harus dikenalkan kepada anak-anak dengan cara yang kreatif, menyenangkan, dan edukatif. Melalui kegiatan seperti agroeduwisata ini, anak-anak dapat memahami bahwa pertanian adalah sektor penting, modern, dan memiliki masa depan yang besar,” ujar Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti mengatakan, kegiatan agroeduwisata menjadi media pembelajaran efektif untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sektor pertanian.

Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung membuat anak-anak lebih mudah memahami proses pertanian modern.

Mulai dari menanam, memanen hingga mengenal teknologi di smart greenhouse menjadi pengalaman baru yang mampu memicu rasa ingin tahu mereka terhadap dunia pertanian.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Muhammad Amin menyebut kampus vokasi pertanian memiliki peran strategis dalam memperluas edukasi pertanian berbasis praktik kepada masyarakat.

“Polbangtan tidak hanya mencetak SDM pertanian unggul, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan literasi pertanian bagi masyarakat luas, termasuk anak-anak sekolah dasar,” jelas Amin.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Yoyon Haryanto menambahkan, Agroeduwisata Polbangtan Bogor dirancang sebagai sarana pembelajaran yang inspiratif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan agar anak-anak melihat pertanian sebagai sesuatu yang menarik, modern, dan menyenangkan. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi dan edukasi kepada masyarakat,” tutur Yoyon.

Melalui kegiatan ini, Polbangtan Bogor terus berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang peduli dan mencintai sektor pertanian sebagai bagian penting pembangunan bangsa.

Attachment

No attachments available.

Comments