Tanam Serentak CSR, Polbangtan Kawal Perluasan Sawah Baru di Jambi
RILIS BPPSDMP – 9 April 2026 (HUMAS/264)
Muara Bulian – Provinsi Jambi turut ambil bagian dalam Gerakan Percepatan Tanam Serentak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan secara nasional. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan sekaligus memperluas areal tanam baru yang produktif.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa gerakan tanam serentak merupakan respons konkret terhadap tantangan pangan global. Menurutnya, optimalisasi lahan menjadi kunci menjaga ketahanan pangan nasional.
“Gerakan tanam serentak di lokasi CSR adalah langkah cepat dan terukur untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman. Kita harus bergerak cepat dan memastikan seluruh lahan produktif dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Di Provinsi Jambi, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, serta wilayah CSR di Kabupaten Sarolangun. Total luas tanam mencapai 29 hektare, sebagai bagian dari kontribusi daerah terhadap target nasional luas tambah tanam (LTT).
Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian, di antaranya Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Kepala Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi, dan Kepala Balai Besar Riset dan Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBRMP) Jambi. Kehadiran mereka menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal program strategis di lapangan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya peran sumber daya manusia pertanian, khususnya penyuluh dan petani.
“Gerakan ini bukan sekadar menanam, tetapi juga memastikan pendampingan yang intensif agar lahan CSR benar-benar produktif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyoroti peran pendidikan vokasi dalam mendukung program strategis nasional.
“Polbangtan memiliki peran penting dalam menyiapkan SDM unggul. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga terlibat langsung di lapangan,” katanya.
Di lokasi utama Muara Bulian, kegiatan mendapat sambutan dari Pemerintah Kabupaten Batanghari. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Camat dan Lurah Muara Bulian, serta tim penyuluh setempat.
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mengawal program ini.
“Kami siap menyukseskan gerakan tanam serentak 10.000 hektare di lokasi CSR, khususnya di Batanghari dan Sarolangun. Ini adalah momentum penting—tanam, tanam, tanam!” tegasnya disela-sela kegiatan tanam, Kamis (09/04/26).
Gerakan ini merupakan bagian dari strategi besar Kementan dalam mempercepat produksi pangan nasional. Melalui sinergi pemerintah pusat, daerah, dan SDM pertanian, Jambi diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan LTT sekaligus mendorong kesejahteraan petani melalui optimalisasi lahan sawah baru.
Attachment
No attachments available.
Comments