Polbangtan Kementan Turun Langsung Kawal Tanam Serempak di Jambi, Antisipasi Dampak El Nino
RILIS BPPSDMP – 21 April 2026 (HUMAS/345)
Jambi – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mempercepat pelaksanaan tanam serempak di Provinsi Jambi sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.
Dalam program ini, Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, ditunjuk sebagai penanggung jawab kegiatan di wilayah Jambi. Penugasan tersebut menegaskan peran strategis Polbangtan sebagai ujung tombak pendampingan di lapangan dalam mendukung program prioritas nasional.
Polbangtan Bogor melakukan pendampingan intensif dengan memastikan kesiapan lahan, ketersediaan sarana produksi, serta optimalisasi lahan, termasuk kawasan rawa yang memiliki potensi besar namun belum tergarap maksimal. Keterlibatan dosen dan mahasiswa juga menjadi bagian penting dalam mempercepat adopsi teknologi pertanian modern oleh petani.
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono saat meninjau lokasi CSR di Kabupaten Batanghari, Selasa (21/04/26) menekankan bahwa percepatan tanam harus segera dilakukan selagi ketersediaan air masih mencukupi. Ia menyebut gerakan tanam serempak sebagai langkah strategis nasional yang dilaksanakan secara simultan di berbagai daerah.
“Saya tidak hanya hadir di Jambi, tetapi juga memantau pelaksanaan di 15 provinsi secara daring. Ini adalah momentum penting yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi,” ujarnya.
Menurutnya, tanam serempak bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya konkret meningkatkan efisiensi produksi di tengah ketidakpastian iklim. Ia juga mengingatkan potensi El Nino yang dapat berdampak pada penurunan curah hujan.
“Hujan tidak akan berlangsung terus-menerus. Kita harus bergerak cepat memanfaatkan air yang ada sebelum memasuki periode kering,” tegasnya.
Pemerintah, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai dukungan bagi petani, mulai dari bantuan benih hingga alat mesin pertanian (alsintan), guna memastikan percepatan tanam berjalan optimal.
Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa keterlibatan Polbangtan menjadi faktor kunci keberhasilan program di lapangan.
“Polbangtan berperan sebagai motor penggerak melalui pendampingan, peningkatan kapasitas petani, serta percepatan adopsi inovasi. Sinergi ini penting agar program benar-benar berdampak pada peningkatan produksi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyebut penugasan ini sebagai bagian dari penguatan peran pendidikan vokasi dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian.
“Kami mendorong sivitas akademika Polbangtan untuk aktif di lapangan sebagai agen perubahan. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga berkontribusi langsung dalam transformasi pertanian,” ujarnya.
Keterlibatan aktif Polbangtan Bogor dalam percepatan tanam serempak menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi pertanian tidak hanya mencetak SDM unggul, tetapi juga hadir sebagai solusi konkret di lapangan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan institusi pendidikan, program tanam serempak diharapkan mampu menjaga produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim.
Attachment
No attachments available.
Comments