Berangkat ke Jepang, Polbangtan Kementan Gelar Tes Masuk Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang bagi Mahasiswa
BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus membuka jalan bagi mahasiswa untuk menapaki panggung internasional. Hari ini, Kamis (21/8), sebanyak 43 mahasiswa tingkat akhir mengikuti tes masuk Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang sebagai pintu awal menuju program Specified Skilled Worker (SSW) di Negeri Sakura.
Seleksi ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa tes daring melalui Google Form dengan materi huruf dasar Jepang, yakni Hiragana dan Katakana. Tahap kedua dilaksanakan secara tatap muka bersama pihak Jepang untuk menilai kemampuan komunikasi serta kesiapan mental mahasiswa menghadapi dunia kerja internasional.
Peserta yang berhasil lolos akan mengikuti pelatihan intensif Bahasa dan Budaya Jepang sebelum diberangkatkan. Melalui program ini, mahasiswa bukan hanya dipersiapkan untuk menguasai keterampilan teknis pertanian, tetapi juga dibekali dengan wawasan lintas budaya agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja global.
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyambut baik langkah ini. “Kementerian Pertanian mendorong lahirnya generasi muda pertanian yang tidak hanya hebat di dalam negeri, tetapi juga diakui dunia.” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. “Kunci pembangunan pertanian ada di SDM. Dengan kesempatan ini, mahasiswa Polbangtan Bogor tidak hanya belajar teknologi, tetapi juga etos kerja dan budaya disiplin Jepang yang sangat penting untuk kemajuan pertanian Indonesia,” tegasnya.
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, menekankan bahwa program ini sejalan dengan visi Polbangtan sebagai kampus vokasi unggulan. “Kami ingin membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis sekaligus daya saing global. Lulusan Polbangtan Bogor harus siap menjadi duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia sekaligus memperkuat jejaring internasional,” jelasnya.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Polbangtan Bogor dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing internasional. Melalui langkah strategis ini, diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang menginspirasi sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah global. (agm)
Attachment
No attachments available.
Comments